Lompat ke isi utama

Berita

Langkah Jemput Bola, Bawaslu Sitaro Ajak Siswa SMA Terlibat Aktif dalam Pengawasan Pemilu Lewat Program P2P

Langkah Jemput Bola, Bawaslu Sitaro Ajak Siswa SMA Terlibat Aktif dalam Pengawasan Pemilu Lewat Program P2P

Sumber Gambar: Humas Bawaslu Kab. Kepl. Siau Tagulandang Biaro

BAWASLU SITARO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menunjukkan langkah jemput bola dengan mendatangi sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk mengajak para siswa berpartisipasi dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) untuk membentuk kader pengawasan dari kalangan pemilih pemula, pada Jumat, (17/10/2025).

Tiga sekolah menjadi tujuan kunjungan, yakni SMA Negeri 1 Siau Timur, SMA Negeri 1 Tagulandang, dan SMA Negeri Siau Barat. Dalam pelaksanaannya, masing-masing pimpinan Bawaslu Sitaro turut hadir dan berinteraksi langsung dengan para siswa. Koordinator Divisi HP2H berkunjung ke SMA Siau Timur, Koordinator Divisi P3S ke SMA Tagulandang, sedangkan Koordinator Subbag Divisi HP2H mendatangi SMA Negeri 1 Siau Barat. Kedatangan tim Bawaslu disambut hangat oleh pihak sekolah. Di SMA Siau Timur dan SMA Siau Barat, rombongan diterima langsung oleh kepala sekolah, sementara di SMA Tagulandang disambut oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

Sasaran utama kegiatan ini adalah pemilih pemula, yakni para siswa SMA yang untuk pertama kalinya akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu mendatang. Bawaslu Sitaro berkomitmen memastikan agar generasi muda tidak hanya memahami hak politiknya, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut mengawasi jalannya proses demokrasi.

“Kunjungan ini merupakan ajakan langsung bagi siswa untuk mengikuti kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) yang akan digelar oleh Bawaslu Provinsi di 12 kabupaten dan kota. Kami berharap mereka tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi kader pengawas yang mampu menjaga integritas Pemilu,” ujar salah satu pimpinan Bawaslu Sitaro.

Selain membentuk kader pengawasan, Bawaslu Sitaro juga mendorong terbentuknya komunitas pengawasan di tingkat sekolah. Komunitas ini diharapkan menjadi wadah berkelanjutan bagi pelajar untuk berperan aktif dalam mengawasi jalannya Pemilu serta memperkuat budaya demokrasi di lingkungan pendidikan.

Program P2P akan dilaksanakan secara daring dengan metode pembelajaran yang interaktif dan menyeluruh. Peserta akan mengikuti beberapa tahap, mulai dari pre-test, pembelajaran melalui materi audio visual dan modul, diskusi online, penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL), hingga post-test sebagai evaluasi akhir. Bagi peserta yang menyelesaikan seluruh tahapan, Bawaslu akan memberikan sertifikat resmi sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

“Harapan kami, kegiatan P2P ini dapat menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lainnya. Dengan terbentuknya kader-kader pengawas dari kalangan siswa, informasi dan laporan terkait dugaan pelanggaran Pemilu dapat lebih cepat tersampaikan kepada kami,” tutup pimpinan Bawaslu Sitaro.

Langkah jemput bola yang dilakukan Bawaslu Sitaro ini menjadi wujud nyata upaya memperluas partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga kejujuran dan keadilan Pemilu. Melalui sinergi antara lembaga pengawas dan dunia pendidikan, diharapkan tumbuh generasi cerdas dan berintegritas yang siap mengawal demokrasi di Kabupaten Sitaro.

Penulis: Jel Abtur Naleng, dan Editor: Ray Naldi Manoi