Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sitaro Bangun Kesadaran Demokrasi Bersama Pengurus OSIS SMK Negeri 1 Siau Timur

Bawaslu Sitaro Bangun Kesadaran Demokrasi Bersama Pengurus OSIS SMK Negeri 1 Siau Timur

BAWASLU SITARO — Dalam upaya memperluas pemahaman kepemiluan di kalangan generasi muda, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Pengurus OSIS SMK Negeri 1 Siau Timur. Rabu, (20/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Sitaro, Henrolds Tatengkeng, S.S., bersama Anggota Bawaslu Sitaro, Jel. A. Naleng, S.IP., dan Rithsa L. Makanoneng, S.IP., serta jajaran sekretariat. Kehadiran Bawaslu Sitaro disambut baik oleh pihak sekolah bersama Pengurus OSIS SMK Negeri 1 Siau Timur yang mengikuti kegiatan tersebut.

Konsolidasi demokrasi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Bawaslu dalam meningkatkan pemahaman generasi muda terkait demokrasi dan proses kepemiluan sejak dini. Melalui kegiatan ini, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya demokrasi sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara, serta bagaimana generasi muda memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Dalam penyampaian materi, Bawaslu juga memperkenalkan berbagai hal yang berkaitan dengan kepemiluan, termasuk pengawasan partisipatif, peran masyarakat dalam mendukung pengawasan, serta pentingnya membangun kesadaran politik yang baik sejak usia sekolah.

Selain itu, para peserta diberikan pemahaman bahwa sebagian besar siswa yang mengikuti kegiatan tersebut nantinya akan menjadi bagian dari pemilih pemula pada Pemilu Tahun 2029. Oleh karena itu, pengenalan mengenai kepemiluan perlu dilakukan sejak sekarang agar para pelajar memiliki bekal pengetahuan yang baik saat menggunakan hak pilihnya di masa mendatang.

Bawaslu juga menjelaskan bahwa pengawasan terhadap setiap tahapan pemilu tidak dapat dilakukan sendiri oleh lembaga pengawas. Keterbatasan yang dimiliki Bawaslu dalam pelaksanaan pengawasan membutuhkan keterlibatan masyarakat melalui pengawasan partisipatif, termasuk dari kalangan generasi muda yang diharapkan dapat ikut berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.

Selain pengenalan terhadap proses demokrasi dan kepemiluan, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bijak menggunakan media sosial, meningkatkan literasi informasi, serta menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang dilakukan Bawaslu Sitaro. Menurut pihak sekolah, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi para siswa dalam menambah wawasan mengenai demokrasi serta meningkatkan pemahaman mereka mengenai peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Sitaro berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap pelaksanaan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Redaktur: Ray Naldi Manoi, S.IP